Senin, 02 November 2015

alam nya indah memang,,, ke sana nya yang butuh perjuangan....

hari mulai senja... masih dalam perjalanan pulang dari pulau kelapa.....




terlihat juga pulau luang, berharap sampai dengan segera...







perasaan riang gembira mendapati pulau luang...





penumpang dipersilahkan turun..... eh jangan lupa ucapkan terimakasih kepada juru kemudi...




perahu ke 2 telah sampai juga...





tak ingin rasanya mereka lepas dari perahu....






siapa yang tidak bahagia jika diajak piknik..



aktivitas makan di pulau kelapa...





menyalam orang yang tepat berulang tahun....









karena air sering masuk ke dalam perahu,,, jadi harus ada tukang timba air...






ini juru engkol mesin.... engkol terus....


indahnya pulau luiang, desa luang timur.. kabupaten maluku barat daya..
























Minggu, 01 November 2015

saat di sumatera,pernah kah kamu mendengar Maluku barat daya ?

namanya saja sudah langka,,,
aku terkejut saat pertama kali mendengar nama itu...

Maluku Barat Daya....

daerah maluku paling barat daya....

dekat mana itu ya????

perbarasan perairan Indonesia dengan Australia.....

aku hampir tidak percaya......

tapi ini kenyataan,, bukan mimpi.....

Selasa, 27 Oktober 2015

SANGGUPKAH HIDUP BERTAHUN-TAHUN TANPA BUAH dan SAYUR???

TOMAT???

Apakah di luang timur anda pernah menanam tomat???

mungkin saja pernah dicoba, tetapi hasilnya tidak maksimal...

musim kemarau berkepanjangan dari bulan September sampai bulan November,,, membuat tanah pulau kering kerontang...

banyak siswa, khususnya SD, SMP sebagian besar. yang tidak pernah melihat wujud  buah-buahan dan sayur sayuran... secara lengkap.

secara umum, siswa hanya mengenal sayur daun ubi, jantung pisang, bunga pepaya...
kangkung dan sawi manis jika musim hujan di bulan desember.
Buah yang familiar bagi mereka adalah jeruk dan mangga...


coba kita tanya kepada mereka " brokoli" pasti mereka tertawa, nama apa itu???

atau coba kita tanyakan, pernahkah mereka makan buah anggur???
secara umum mereka menggeleng...

sehingga bagi saya seorang guru bahasa inggris, sangatlah susah untuk mengajarkan nama-nama sayuran kepada mereka dalam bahasa inggris.

walaupun saya bisa menunjukkan gambar sayuran tersebut, mereka tidak pernah melihatnya... sama saja dengan menghayal..

tapi yang elbih menyedihkan adalah bukan perkara pernah melihat atau tidak.

mereka jarang mankan sayuran...

apakah gizi untuk mereka cukup???

Mereka adalah rakyat Indonesia. Di sana dikibarkan Merah Putih.
Tapi sampaikah uluran tangan pemerintah pusat ke sana tentang sayur dan buah tadi??

ataukah hanya dibiarkan begitu saja menjadi urusan pribadi mereka??

Jika mereka tidak mau bergabung lagi ke Indonesia, bagaimana. Disitu pemerintah pusat bertindak???


Saya Guru SM-3T angkatan III, penempatan pulau luang..

setahun tanpa sayur dan buah...

bagaimana jika bertahun-tahun??
sanggupkah???

saya belum yakin...


perjalanan dari kupang ke SMK perikanan Mdona hyera. Maluku Barat daya

Saya mengabdi di Pulau luang, Desa Luang Timur, Kecamatan Mdona Hyera. Kabupaten Maluku Barat Daya. Di pulau itu hanya terdapat 2 desa, sementara desa yang lainnya berada satu pulau dengan pusat kecamatan yang bisa ditempuh dengan waktu 5 jam dengan menggunakan perahu motor yang berbahan bakar solar.

dari Sumatera, untuk bisa sampai  di pulau luang. Saya harus ke Kupang dahulu. Kemudian dari pelabuhan kupang harus menumpangi kapal barang bernama Kapal Cantika 88 dan berlayar selama 4 hari. Selama di kapal, saya tidak bisa mandi karena kamar mandi hanya 1 dan itu digunakan oleh Anak Buah Kapal. Kapal ini harus singgah di dermaga yang dilewati untuk menurunkan dan menaikkan penumpang. Waktu itulah yang saya pergunakan untuk keluar dari kapal untuk menumpang mandi ke rumah-rumah warga yang ada di pulau-pulau itu, terkadang saya hanya punya waktu untuk sikat gigi dan cuci muka.

Di pulau penempatan saya tidak ada dermaga, begitu juga di pusat kecamatan. sehingga saat kapal berlabuh di pusat kecamatan itu saya pun harus turun melalui tangga kapal yang sederhana, yang sering disebut dengan tangga monyet, kemudian langsung melompat ke atas perahu motor yang sudah menunggu di bawah. jika ada gelombang, maka akan sangat susah untuk melompat ke perahu motor. dan dari pusat kecamatan saya melanjutkan perjalanan selama 5 jam, untuk sampai di pulau luang.

Untuk sekedar sampai di Pulau luang, nyawa harus menjadi taruhan atas pengabdian di pulau ini. di pulau ini sangat susah dibangun dermaga. karena jarak antara kampung (pulau) ke laut dalam sangatlah jauh yaitu sekitar 3 km. Sehingga tidak mungkin untuk membangun dermaga sepanjang 3 km dalam waktu dekat.

Sesampai di sana, saya ditugaskan di SMK Perikanan Mdona Hyera. Siswa SMK ini belum pernah bertemu dengan guru dengan pendidikan bahasa inggris. Selama ini mereka hanya diajar oleh guru-guru honor yang berlatar pendidikan non keguruan tetapi bisa bahasa inggris walau hanya sedikit.
Saat mengajar di kelas, saya mulai, materi pelajaran bahasa inggris dari Alphabet A-Z dan angka 1-100.
Sekolah yang berada tepat di tepi pantai ini merupakan sekolah baru. semua siswa tidak ada yang memiliki buku cetak dan kamus. Mereka hanya bisa mengandalkan buku tulis dan pulpen. Setiap hari saya harus mencatatkan materi di papan tulis.